Welcome In Elgrados Journal, Thanks for Visiting Us :)

Senin, 24 November 2014

The Champion.

     
       Tidak ada sesuatu yang tidak bisa dilakukan  asalkan diiringi
dengan usaha dan doa, itulah yang menjadi motto seluruh pemain basket SMA Santo Yosef yang akan mengikuti pertandingan. Walaupun hanya mendapatkan juara ke-4 dalam laga basket antarpelajar se-Kabupaten Lahat di Gelora Serame. Mengharumkan nama sekolah itu merupakan suatu kebanggaan  bagi tim basket putra yang terdiri dari Dria, Anton, Bagus, Bimo, Robi, Vemo, dan pemain inti Yohanes Dovan, Ratto Bayu, dan Kevin Darsono yang telah berhasil membawa kembali piala untuk sekolah, memang dalam setiap kemenangan pasti ada perjuangan. 

     Perjuangan mereka dalam melawan SMA1 Kikim dan SMAN 4 Lahat. Formasi yang tidak sesuai dengan sewaktu latihan, mungkin karena beberapa orang demam lapangan” ungkap salah satu pemain basket saat diwawancarai bagaimana kondisi dari masing-masing pemain saat bertanding. Saat itu juga Lawan yang dihadapi cukup tangguh dan memiliki permainan yang cukup baik, tetapi tim tidak pantang menyerah untuk menampilkan permainan yang terbaik demi merebut sebuah kemenangan.
       Peluit tanda pertandingan dimulai, awal pertandingan cukup tegang namun percaya diri mulai terlihat ketika point demi point diraih oleh SMA Santo Yosef Lahat.  Sorak-Sorai penonton mengikuti jalannya pertandingan yang membuat suasana menjadi tambah semangat.  Akhirnya dengan perjuangan keras mereka dan dari dukungan para pendukung, mereka berhasil memenangkan pertandingan. Memang benar bahwa tidak semua pejuang akan memenangkan kejuaraan pertama. Tapi perasaan yang ditimbulkan karena ikut berjuang lebih hebat daripada sekedar piala kemenangan. Kebahagiaan yang terpancar dari raut wajah mereka karena berhasil membawa kembali piala basket setelah 5 tahun yang lalu pertandingan basket meraih juara. Selain itu Pembina basket Sma Santo Yosef bapak Welly turut merasakan kebahagiaan karena merasa telah berhasil membimbing timnya untuk meraih juara. Bangga meski cuma juara 4 karena persaingan di olahraga basket Lahat cukup sulit untuk yang putra, karena pemain sudah bekerja keras mendapatkan penghargaan itu sudah menjadi sebuah kebanggaan” ungkap pak Welly selaku pelatih basket di SMA Santo Yosef Lahat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar