The Champion.
Tidak ada sesuatu yang tidak bisa dilakukan asalkan diiringi dengan usaha dan doa, itulah yang menjadi motto seluruh
pemain basket SMA Santo
Yosef yang akan mengikuti pertandingan. Walaupun
hanya mendapatkan
juara ke-4 dalam laga basket
antarpelajar se-Kabupaten Lahat di Gelora Serame. Mengharumkan
nama sekolah itu merupakan suatu kebanggaan bagi tim basket putra yang terdiri dari Dria, Anton, Bagus, Bimo, Robi, Vemo, dan pemain inti Yohanes Dovan, Ratto Bayu, dan Kevin Darsono yang telah berhasil membawa kembali piala untuk sekolah, memang dalam setiap
kemenangan pasti ada perjuangan.
Perjuangan
mereka dalam melawan SMA1 Kikim
dan SMAN 4 Lahat. “Formasi yang tidak
sesuai dengan sewaktu latihan, mungkin
karena beberapa orang demam lapangan” ungkap salah satu pemain basket saat diwawancarai bagaimana kondisi dari masing-masing
pemain saat bertanding. Saat
itu juga Lawan yang dihadapi cukup tangguh
dan memiliki permainan yang cukup baik, tetapi tim tidak pantang menyerah untuk
menampilkan permainan yang terbaik demi merebut
sebuah kemenangan.
Peluit tanda pertandingan dimulai, awal
pertandingan cukup tegang namun percaya diri mulai terlihat ketika point demi
point diraih oleh SMA Santo Yosef Lahat.
Sorak-Sorai penonton
mengikuti jalannya pertandingan yang membuat suasana menjadi tambah semangat. Akhirnya
dengan perjuangan keras mereka dan dari dukungan para pendukung, mereka berhasil memenangkan pertandingan. Memang benar bahwa tidak semua pejuang akan memenangkan
kejuaraan pertama. Tapi perasaan yang ditimbulkan karena ikut berjuang lebih
hebat daripada sekedar piala kemenangan. Kebahagiaan yang terpancar dari raut
wajah mereka karena berhasil membawa kembali piala basket setelah 5 tahun yang
lalu pertandingan basket meraih juara. Selain itu Pembina basket Sma Santo Yosef bapak Welly turut merasakan kebahagiaan karena
merasa telah berhasil membimbing timnya untuk meraih juara. “Bangga meski cuma juara 4 karena persaingan di olahraga basket Lahat cukup sulit untuk yang putra, karena pemain sudah bekerja keras
mendapatkan penghargaan itu sudah menjadi sebuah kebanggaan” ungkap pak Welly selaku pelatih basket di SMA Santo
Yosef Lahat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar